When Jakarta Went BlackOut August 4th 2019

The Time I wrote this…its still dark in my area.

Live in BSD City, about 48minutes from South Jakarta, its Sunday August 4th 2019.

Well..yeah…its a massive black out.

Most of everyone i know are complaining through their FB, IG and the whatsapp.

Meanwhile, as usual, I did not fully realized that it has started 8 hours ago. Euhhh..

Meanwhile, back at Home, I actually enjoying this moment.

I need this more than anyone😂. A Peace, a quiet moment.

My thought was just…well, we have forced the earth and nature and the Power source for soooo many times and probably overuse them.

We have wasted resources from earth, and not ever considering, that “they” have their own capacity. And maybe, maybe today…they need to take some time off.

Or maybe, People in Jakarta and My area are in need of some quiet time. To reflect. That..it will not always party here. And that we have not value our “real life”. We value more the digital life, the social life existency over quality…just maybe.

The Positive take outs

•Less Spend

•Save energy

•Mind Body Reflects

• Save MONEY HONEY as everything are close out early.

So what am i doing now? Finally, i sit and write down throu my Phone. Enjoy the quietness, I have time to reflect and just enjoying this time with a glass full of Ice water. 😁

What I did? I Put Haka to sleep earlier, soothe him and sang Lullabies.

What will i do next? Probably ordering more Emergency Fan, cause im living with Two MALES that totally can not live without Air Con😁.

Remember to be gratefull in every situation. Darkness helps us to see and find peace within along with the silence.

Xx

Britt

Exploring Thousand Island in Two Days

[post in Bahasa]

Hi Semua,

Kali ini aku mau share sedikit mengenai Weekend Trip ke Kepulauan Seribu Jakarta. Apa sih yang special sampai aku perlu banget bahas di Blog aku?

It’s special because i brought my 8 years old son along. Exploring the island, the sea.

Lalu juga, akan aku share mengenai cara cara dan agen yang aku gunakan untuk trip kesana.

Ok, jadi dalam rangka apa sebenarnya aku tiba tiba pergi ke Kepulauan Seribu?

Long Story short, i’m in a burned up Stage of life. Work, life lumayan agak sedikit hectic ya. Karena aku jujur banget, ya memang a short getaway hopefully will ease the fatique.

Dan kebetulan Bulan September ini, ku ga punya weekend free lagi. Karena harus kerja, ada satu makhluk kecil yang butuh aku juga. Jadi aku ijinkan dia untuk join trip ini.

Jujur, aku khawatir bawa Haka ke laut. Aku juga tidak sempat googling, is it ok or how early a child could swim in the middle of the sea?

But i trust God. Everything will be ok. My intention is to bring him as close as it could to the Nature.

Jadi aku tanya Rekomen Agen traVel KepulaUan Seribu. Dapatlah kontak Mochocino Adventure – Panggillah Moko.

Harga dan Fasilitas yang ditawarkan reasonable sekali. Karena aku dan rombongan mau perjalanan express, maka kita decide untuk berangkat dari Marina Ancol yang dimana dikenakan extra Charge IDR 400ribu. Diluar harga Paket yang ditawarkan.

Detail Paket akan aku share di bawah nanti.

Destinasi Kita adalah Pulau Harapan, yang dimana sebenarnya merupakan Pulau Penduduk. Bukan resort. Bukan Pulau Pribadi. Namun, dari Paket Trip ini, kita banyak di Island Hoping untuk Snorkeling dan Main di White Sandy Beaches.

Tanggal 8 September 2018, kita berangkat dari Dermaga 16 Marina Ancol. Menggunakan Ferry Boat yang cukup nyaman sekali ya menurutku. Keberangkatan agak molor sih aku bilang, karena kita diminta stand by pukul 07:00. Namun, baru dipanggil naik kapal sekitar pukul 08:00. Dan kapal berangkat sekitar pukul, 08:23. Entah apa alasannya, ya namanya public transport pasti begitu.

DSC02176.JPG
The View In Marina Ancol from The Ferry

Btw, perjalanan Dari Ancol ke Pulau Harapan agak lama karena kita mampir mampir dulu nih. Salah satunya mampir di Pulau Kali Gae milik Surya Paloh

DSC02185.JPG
Dermana Pulau Kali Age

Kali Gae Kepulauan Seribu

Sampai di Pulau Harapan, sekitar Pukul 10 kurang. Matahari sudah cukup panas. FYI.,pulau Harapan itu pulau terakhir. Alias paling pojok. Jangan heran kalau jauh yah.

Sesampai Di Pulau Harapan, jujur aku agak kaget. Ko Pulau Penduduk ya? Ga ada pantai Bersih, ga ada laut dangkal. Adanya cuma rumah, dermaga dan kapal kayu.

Kami disambut oleh Tour Guide bernama Doni. Ramah sekali. Dan terlihat sangat santai. Dia menjelaskan, bahwa memang pulau Harapan itu tidak ada apa apa, hanya Homestay tempat kami menginap saja. Nah, island hoping nya lah adventure sesungguhnya. Berbeda kalau kami menginap di Pulau Pari atau Pramuka. Karena agak sedikit jauh dari pulau Tongkeng, Bintang, Dolphin dan Perak, agak sukar untuk mengejar keliling pulaunya. Sehingga mostly dihabiskan di pantai pulau itu saja .

Homestay tempat aku menginap itu semacam rumah penduduk yang ukurannya mungkin hanya 6x7m , 2 kamar tidur full ac dengan queen size bed loh. Kamar mandi dan toilet terpisah, airnya masih air asin ya alias air payau. Kalau kalian mau pakai air bersih, bisa beli galon:) heheehheheh Makanan sudah tersedia, nikmat banget bisa makan masakan rumahan.

Selepas bebenah dan istirahat sebentar, Pukul 12:00 kami memulai perjalanan Island Hoping dengan perahu Kayu. Lokasi pertama adalah Pulau Tongkeng. Pulau Tongkeng ini, jarak dari pantainya aga jauh sih. Tapi pemandangan bawah lautnya bagus. Ya buat aku yang amatiran baru kali ketiga snorkeling sih indah ya. Mungkin yang sudah kalem kalem masuk ke jalur SELAM, biasa biasa aja. Tapi untuk HAKA, ini luar biasa. Pengalaman sesungguhnya ya.

Dari Pulau Tongkeng, kami beralih ke Pulau Bintang. Snorkeling disini, Ikannya lebih rame dan sibuk, namun kelihatan banget lautnya lebih dalam . Hanya kok aku lebih tenang aja bawaannya main disini. Haka lebih enjoy main sama Ikan ikan. Kalau lihat videonya itu Haka bukan bawa sampah ya, tapi bungkus roti yang isi rotinya dibagikan ke ikan ikan. Aku juga bingung, ikan kok doyan roti ya?

Beres dari Pulau Bintang, kami singgah ke Pulau Doplhin. Dimana wisatawan lain juga singgah santai disini. Main floaties yang sudah disediakan, main di air yang jernih. Makan indomie dan minum air kelapa fresh dari batoknya. Pulau Dolphin ini dikelola oleh ANCOL, kondisinya sangat bersih dan terawat. Bagus banget buat santai santai.

Berikut Kegiatan Di Pulau Dolphin

Setelah dari Pulau Dolphin, seharusnya kita menuju Pulau Bulat atau Pulau Bira untuk lihat SUNSET. Sayangnya, si matahari sembunyi terus dibalik awan awan. Jadi moment untuk capturenya sukar. Karena sudah hampir gelap, diputuskan untuk kembali ke Pulau Harapan.

Di Pulau Harapan kami menghabiskan malam dengan BBQ yang sudah disediakan, ikannya ikan TONGKOL dan Tenggiri yang BESAR BESAR. Suasanan malam di Pulau Harapan menyenangkan sekali, karena aku pribadi suka banget Village Life yang jauh dari hectic, macet, mall dan pergaulan yang absurd, ini tempat yang pas banget untuk menghabiskan waktu dan istirahat. Jujur aku nyaman bangetlah disini. Dimana masih melihat anak anak main dengan bebasnya di jalanan, di lapangan, tanpa ada rasa takut. Jajanan kaki lima berjejer di pinggiran, penduduk ramah ramah dan helpfull banget.What a great Weekend it was!

Lanjut ke Sunday Activitiesnya.

Pagi pagi, aku bangun untuk lihat SUNRISE didermaga, mataharinya masih malu malu banget. Sulit buat di capture.

Pagi di pulau sejuk dan panas juga sih, entah kenapa. Tapi sunyi dan nyaman banget suasananya.

Perjalanan kami mulai pukul 08:00, tujuannya Pulau Sepa dulu. Di Pulau Sepa ini, sebenarnya terdapat resort sendiri. Obyek Wisatanya hanya laut dangkal bersih dan pasir putih. Selebihnya, Dermaga yang instagramable. Hehehehhe

Dari Pulau Sepa kami beralih ke Pulau Gosong. Apa itu Pulau Gosong?

Pulau Gosong dibawah ini mungkin ukurannya cuma 5x100m. Mungkin ya. Kecil sekali. Pastinya tidak berpenghuni. Karena Pulau ini hanya muncul ke permukaan sesekali. Jika air laut sedang surut. Seiring waktu, pasir dan batu yang dibawa arus membentuk gundukan daratan yang akhirnya disebut Pulau Gosong. Lucky for us, we were there first. So we enjoyed it much.

Nah, selesaai dari Pulau Gosong, kami dibawa menuju spot terakhir yang memang tagya “SAVE THE BEST FOR LAST”

Pulau Perak as below

Pulau Perak ini memiliki pasir putih yang sangat lembut. Air yang dangkal dan super jernih dan bening. Aduh ampunn speechless. Maklum ya, aku anak air sukanya yang bersih dan jernih. Jadi bisa dinikmati. Pulau ini bersih juga dari sampah sampah, aku kagum banget dengan pengelolanya. Pastinya pengunjung yang juga sama sama menjaga ya. Definetly worth to visit.

Selesai dari Pulau Perak, perjalanan berakhir dengan kembali ke Pulau Harapan untuk Makan siang dan packing pulang ke Ancol. Aku ga bilang ke Jakarta, karena kepulauan Seribu ini termasuk Jakarta juga sih. Hehehhe.

Ok, jadi overall berapa sih Britt biayanya kesana?

Aku akan jujur aja jawab Totalnya kurang lebih 4.7 juta untuk 4 pax

Paket ini adalah Private Trip Pulau Harapan Via Dermaga Ancol

Apa saja include di dalam paket?

  • Tiket PP Ancol – Harapan
  • Homestay 2day 1 night FULL AC
  • Air Mineral di Dispenser!
  • Makan 3x
  • Sewa Alat snorkle
  • Dokumentasi GoPRo – DSLR ( bisa kalian lihat dibawah ini hasil hasilnya ya)
  • Floaties
  • Sewa Kapal untuk Island Hoping ke Pulau Pulau sekitar
  • BBQ

Kita beruntung sekali dapat Guidenya Mas DONI yang super helpful dan sabar banget. Mas DONI ini yang nemenin kita snorkle termasuk nemenin Haka dan ambil foto foto kita selama trip. Jadi aku rekomendasiin banget jasanya.

Lalu, bawa anak kecil ke pulau, apa aja yang harus disiapin?

  1. Edukasi anak mengenai destinasi ini. What to expect, apa yang harus dihindari. Aku ajari Haka bahwa bulu babi itu banyak dan bahaya. Sehingga dia bisa mengenali dan menghindari
  2. Bawa Handuk dan Selimut karena tidak disediakan
  3. Tidak usah bawa terlalu banyak barang disaat island hoping. Dokumentasi sudah disediakan, dan hasilnya cukup memuaskan.
  4. Dont expect a 5 stars service di penginapan, ini area penduduk. Rumah penduduk, dimana sangat sederhana. Buat aku ini menyenangkan, no complaint at all.
  5. Wear lots of sunscreen, karena terik banget.
  6. Berangkat trip usahakan pagi, karena kalau kesiangan, area area lokasi sudah ramai
  7. Aku sarankan ambil paket Private Trip kalau kalian ga mau repot kejar kejaran waktu.

Overall, hope you enjoy reading it! As much as i love this short trip. All of this for My Son, my dearests in this pictures

x