COVID 19 in 2021 – Day 8 Isolation

I wasn’t sure on how to write this thing down in details. But I really want you to know that, getting exposed by this so popular Virus is something frightening, mentally challenging, but a blessing in disguise?

Hang on, What? Maybe I am Crazy

Thursday 28th of January 2021

I felt nothing, nothing but – feeling sluggish from the sleep deprive ( maybe i had it already by then). Feeling paranoid whenever i have to leave home for work or groceries. Stress about many things of course. Other than that, i felt nothing except my period is almost due in few days. Ha!

Went to work in my AER PRO MASK that i bought specially for teaching (cause that cost me about $2 per -mask and its non reusable), taught from 7 to 3pm, and did my rapid – antibody that came out – REACTIVE. Lalu apa? Ya seperti biasa, kirim ke Ibu Dokter yang adik sendiri. And she answered, langsung PCR Aja Kak.

My hands were shaky, sejujurnya i was shocked. I did not expect that to happen on my third day ~ back to work (ddoh!) But i Got to chill. The next thing i remember, aku texted my clients, to cancel the sessions that day. Karena Otak langsung kayak telur kocok, aku hanya tanya adikku, kemana PCR. Padahal udah tau daftar lab mana aja yang hasilnya cuss. Tapi akhirnya larilah ke RS Proklamasi BSD – yang harga PCRnya 1 juta 4 ratus (IDR 1.400.000) – Hasil keluar dalam 48 jam jo. (LAMA).

Ya sudah, saya dengan tenang nyetir sambil berdoa lihat ke langit cerah hari itu. Kalau mau tau isi doanya adalah “Tuhan, apapun hasilnya, ini udah harus saya jalani. Tolong siapin saya, bantu saya ikhlas dan selamatkan anak dan suami saya” . Ga pake nangis, ga pake mellow, aku cuss nyetir ke RS PROKLAMASI.

Di RS cukup lama ya menunggu dipanggil untuk giliran SWAB PCR yang dilakukan oleh Dr. Specialis THT yang bertugas saat itu. Aku lupa namanya, tapi aku cukup respect dengan segala penjelasan yang beliau berikan sebelum swab. Mengingat itu SWAB PCR aku yang pertama.

Okelah, mari kita colok hidungnya. Dan mungkin aku sedikit lebay pakai nafas pilates pas diambil sampel saking takutnya. Nah, satu hal yang diluar biasanya adalah, khusus hidung kiri, ketika pengambilan sample harus dilakukan dengan bantuan satu alat untuk membuka hidung kiri ku yang memang sempit dan sinus parah. Too extra ya kayaknya ribetnya SWAB kali ini.

Anyway, sepulangnya dari SWAB aku masih stay dirumah, begitu juga anak dan suamiku. Yang berbeda adalah, AKU terus memakai MASKER dan stay away dari anakku ketika aku tidak memakai mask. Jadi aku sudah beranggapan bahwa aku memang mungkin (+). Aku tidur menggunakan masker terus, aku hanya lepas ketika sudah pisah kamar di hari kedua.

Sabtu malam, Pihak RS menelepon akhirnya dan menginformasikan kalau aku positif Covid dengan kondisi CT Value di 37.7 . ( Aku bukan dokter, namun keluarga dan adik adalah dokter yang memang paham kondisi ini). Melt down, yes, nangis, yes sedikit aja.

Next thing i did adalah hubungi adikku, segera info apa aja yang harus dilakukan, salah satunya untung sudah terjadwal yakni SWAB Anak dan suami. Lalu plan ISOLASI MANDIRI (ISOMAN). Setelah adikku, segera aku menghubungi Tempat Kerja dan teman yang memang meski tidak ada close contact dengan aku tapi tetap berada seruangan. Untuk semua clients yang aku pegang di Kamis 28 January, aku segera hubungi di hari Minggu paginya via phone calls.

and the story goes… Setelah Di Hari Minggu siang, Hasil Swab Anak dinyatakan (-), Haka segera dibawa ke rumah mamaku. Kenapa begitu? Karena dirumahku tidak ada mba, dan sementara menunggu suami PCR terjadwal Senin di Eka hospital, kita ga mau ambil risk.

Di Hari Selasa, suami dinyatakan (-) Covid. Puji Tuhan. Pertanyaannya, aku ISOMAN dirumah sama suami gimana? KIta tidur pisah. Aku pinjam kamar anak (yang nantinya setelah berakhir isoman akan segera di-steril), dan selalu pakai masker ketika aku keluar kamar. Aku hanya tidak menggunakan masker ketika sedang berjemur.

Sekarang di hari ke 8, dimana dengan hasil LAB kemarin harusnya aku sudah bisa dikatakan NEGATIVE. Dan mengikuti anjuran resmi Kemenkes dan WHO, Positif CVD tanpa Gejala dapat melakukan isoman sampai 10hari terhitung dari dia dinyatakan (+) tanpa harus SWAB PCR ULANG.

Please See the link for more details on WHO https://www.who.int/news-room/commentaries/detail/criteria-for-releasing-covid-19-patients-from-isolation

Dan mengingat juga saat hasil swab keluar CT Value aku cukup tinggi, dimana ukuran 35 keatas itu adalah indikasi sembuh/negative. Aku sangat optimis bisa sembuh dan meski tidak perlu PCR lagi namun aku mungkin akan ulang di Minggu besok dimana persis 8 Hari setelah aku dinyatakan (+) namun 10 hari dari tanggal pengambilan sample.

Untuk Guideline di INDONESIA – SESUAI ANJURAN KEMENKES, Please see this Video https://www.youtube.com/watch?v=-M1E66uuCqA

FREQUENT QUESTIONS ASK

Gejala apa yang aku rasa?

Hanya lelah dan symptoms dari pre menstrual saja. Seperti capek, pegel pinggang in which normal di setiap bulannya. Aku. ngerasa ngantuk, tapi juga ini adalah efek kurang tidur yang ternyata, Insomnia (yang cukup KRONIS dan jarang aku alami) adalah salah satu gejala akibat COVID. Lelah berlebihan, yang dimana persis sama dengan tanda – tanda pre- menstrual setiap bulannya. Disini juga mungkin bertepatan sekali, karena Setelah Period aku di tanggal 2 February, aku merasa badan jauh lebih enak.

Apa Rasanya setelah dinyatakan Positif?

Banyak sekali yang nanya ini hampir setiap hari. Aku rasanya sedih di awal karena aku hanya keinget ANAK. Dan orang orang yang sempat berada disekitar aku ataupun bersentuhan dengan aku. Lebih khawatir dan akan lebih stress kalau sampai menularkan virus ini ke mereka. Which sukurnya, TIDAK, beberapa yang ada kontak terakhir dengan aku , sudah mengabari kalau mereka (-).

Selain itu rasa penasaran “DAPAT DARIMANA” itu aku cepat cepat hilang kan di hari pertama. Kenapa harus begitu? Karena memikirkan hal itu sangat membuang energi. Percuma. Karena VIRUS ini sudah sangat berani dan mudah ditularkan, sulit sekali aku mengingat kronologis, dan menunjuk suspek. Dan aku rasa, menyalahkan juga tidak ada gunanya lagi. Jadi saran aku, apabila ada dari kalian yang membaca ini dan mungkin mengenal orang yang mengalami atau sedang mengalami hal yang sama, cepet cepet belajar ikhlas.

Dapat Dari MANA? Duhhh…..Ini asli gue gimana jawabnyaaa

Nah ini lagi…KOk bisa? Kok bisa? KO Bisa? Itu berulang kali aku dengar. Namun di hari pertama aku reaktif, aku sudah tidak ingat untuk berasumsi, atau bertanya dari mana virus ini masuk. Aku yang dirumah dan kerja saja, Tidak ada dine in sama sekali, kecuali sehari sebelum aku reaktif. Itu pun hanya 45 menit. Kalau mau menyalahkan susah juga, siapa yang mau disalahkan. Malah sebelum sebelumnya, kalau dengar ada yang (+) aku suka parno, takutnya gueee yang nularin. Jadi kalau tau ada yang positif, coba kitanya mawas diri dikit juga. Karena it could be from anywhere saking merebaknya virus ini. Masker adalah satu benda yang wajib selalu kita pakai dan rutin kita ganti. Sebelum terjangkit, aku rutin mengganti masker selama bekerja, sampai akhirnya aku memutuskan memakai masker KF94 sepanjang hari, dihari aku dinyatakan reaktif (tidak berkorelasi sebab akibat). FYI, masker ini memang sangat tight fit dan bisa dipakai 36 jam. Ketat namun kita masih punya ruang bernafas.

source. AER x KTD Mask

Aku termasuk orang yang enggan melanggar protokol dan rajin berkumpul. Dirumah pun sudah dibiasakan untuk disinfek setelah kumur atau gosok gigi/toilet. Dibiasakan ketika berkumpul pun, masker wajib dipakai. Jadi benar benar hati hati. Dan juga di STUDIO pun selama 3 hari aku visit,makan siang 2x aku skip, dan 1 kali aku makan hanya sendirian saja (dimana ini hari terakhir aku kerja, di hari aku jalani test rapid).

Lalu APA aja jadinya OBAT atau SUPPLEMENT yang dikonsumsi?

  • Vit C 2 x 500 mg – Sebenarnya ini sudah rutin dikonsumsi jadi dilanjutin saja.
  • Vit D 2x 5000IU
  • ZINC
  • Melatonin 3mg – Double Dose (karena dibeberapa orang, insomnia kerap dialami)
  • LIANHUA 4 Kapsul x 3 / hari – hanya selama 3 hari
  • Vit B Complex – Melanjuti sehari hari
  • AIR PUTIH – im a water person, jadi ga sakit aja minum air putihnya banyak. Kali ini bisa sampai 3 liter perday.
  • Azithromycin – Antibiotik

Mental HEALTH:

Karena sungguh ini virus sama mental amat sangat bertentangan, maka aku putusin untuk disable my IG account for temporary. Kenapa? Pertama karena banyak hal ngaco yang aku kadang mau ga mau baca. Soal COVID aku hanya percaya dokter yang benar dokter di keluargaku. Yang menangani, dan melewati Virus ini tentunya. Kedua, aku ga kangen sama sekali buka IG, dan dengan begitu banyak DM yang akhirnya masuk, memberi pertanyaan yang sama, apa yang harus kujawab? Karena selain bagaimana kondisi aku, darimana aku dapat virus ini aku beneran ga tau. Dan sudah bukan saatnya perlu tahu, hanya perlu melawan dulu virus ini. Karena menyalahkan juga ga da gunanya. Mental Health disaat kita sehat – semasa pandemi – aja udah sangat diuji. Apalagi ketika kita terpapar bung, setengah mati jaganya. So do what you have to do. If you feel like turning your phone is the best thing, then do it. Unfollow, Blocked, whatever necessary for your health. Mine is sure, disabled my account and not seeing any COVID Related news or whatever, is the best decision.

Daily LIFE Experience:

Ups and down. Hari hari gila marah marah ke suami, Tapi dia masih ada nemenin dirumah. Dan memang di hari ke empat my period started. My Body feels better. Lighter. Mood juga jadi lebih baik. Overall it was better. Hampir setiap hari dibanjiri paket dari banyak orang baik:) Kiriman supplemen, desserts, Buah buahan, makanan, dan banyak sekali kebaikan yang aku dapat.

Sekarang aku menghitung hari untuk sembuh dan bisa ketemu anakku. Melalui Blog ini, aku hanya bisa menyampaikan bahwa setiap orang deal dengan situasi ini berbeda beda. Aku santai, berusaha IKHLAS dan sekali lagi, legowo. Ga penasaran dapat virus darimana, tapi hanya berjuang mau sembuh. Karena sekarang aku sadar, HIDUP SEHAT itu ga selamanya bebas dari sakit. Tapi HIDUP sehat itu yang bisa jadi tameng ketika kita sakit. Karena kalau ga begitu, kita punya apa untuk bertahan?

Dan selalu pakai masker, berpikir, kitalah yang membawa virus. Humble aja sedikit, instead of thinking kita ga bakalan kena, mawasnya it can happen to anyone of us. It knows no race, blood type, this virus is real. Tidak menanam paranoia, namun tetap waspada.

Till then,

xx

Kisah Sirkumsisi Fimosis Anak Bujang

Helloow, It’s been too long banget terakhir aku nulis soal KURUMI di tahun 2019 lalu! Kok bisa begitu? Seperti tidak ada niat sekali aku membuat blog yah.

Tapi sesungguhnya, banyak hal yang sudah terlewati di 2019 yang memang kurang memotivasi aku untuk berbagi info, review dan sebagainya.

Lack of confidence, lack of motivations and many things:) Anyway,, kali ini aku mau share soal perjalanan sirkumsisi Haka dengan kondisi Fimosis.

Salah satu alasan kenapa akhirnya aku mau menulis ini adalah karena semasa persiapan operasi, aku cukup kesulitan mendapat informasi dan review soal proses sunat fimosis ini di google. Agak down karena aku mikir, apa jangan – jangan yang ngalamin itu dikit?

Semua dimulai dari 2019 ada keluhan dari Haka sebanyak 2kali. Ketika berkemih, kemaluannya mulai ngilu atau sakit katanya. Dan sebenarnya Haka sudah terdeteksi fimosis semenjak bayi dulu. Ketauannya karena penisnya merah. Dan menurut DSA nya pada saat itu, Haka memiliki suatu kondisi yang disebut FIMOSIS.

Fimosis ini lengkapnya boleh dibaca di artikel ALODOKTER.COM/fimosis ini FIMOSIS

Namun saat itu aku ga tega aja nyunat Haka bayi, jadi aku giat bersihin penis Haka selepas pipis. Ya 9 tahun berlalu, Haka pastinya sudah besar kan. Jadi dia yang tanggung jawab sendiri akan kebersihan tubuhnya.

Tapi salahku, dia ga aku bimbing.

Akhirnya awal January aku langsung cari Dr. Spesialis Bedah anak di Eka Hospital.  Ini aku putuskan karena RSnya terdekat dari rumah. Ketemulah Dr. B.R.M Sarsono Sp.B /Sp.B A .

Beliau rupanya satu satunya Spesialis bedah Anak disitu, dan jadwal beliau praktek hanya 3 Kali seminggu dan hanya 1 jam slotnya.  Jadi kalau mau booking ke beliau, booking jauh jauh hari ya, jangan harap on the spot bisa dapat slot.

Ketika Dr. Sarsono exam Haka, beliau menyarankan untuk segera dilakukan tindakan SUNAT yang Konventional masuknya ya. Bukan laser bukan klam. Yakni Bedah Kecil. Saat itu aku masih ga paham, tapi aku manut. Karena ini yang terbaik buat si Haka. Dan pastinya, aku mau prosedur yang paling AMAN! Dr. Sarsono juga menjelaskan berbagai prosedur Sunat yang makin modern, hanya saja untuk kondisi seperti Haka yang Fimosis, sunat modern tidak memungkinkan.

Sebenarnya kenapa begitu?

Karena tahapnya. Haka harus “dikelet” kulit di kulupnya lalu ditarik dan dijahit layaknya sunat.-Pada saat itu, aku sama sekali ga punya gambaran. Googling dan cari cari artikel yang jelaspun ga ketemu yang detail. Buka YouTube – Ga beraniii nontonnya. Akhirnya aku pasrah aja sambil nyiapin mental dan kondisi Haka.Apa aja sih yang harus dipersiapkan?

1. Tanggal dan rencana Rawat. Ini sudah pasti sih, pre – admission bagi yang punya Asuransi pasti paham banget prosesnya. Disini kita siapin tanggal yang ditawarkan dokter dan kita pilih di haris Kamis, 30 January. Hal ini juga berpengaruh ke jadwal masuk sekolah Haka yang lagi aktif aktifnya Ulangan Harian. Kita berharap Haka ga perlu juga terlalu lama bolos ataupun dibebani dengan PR/ Susulan.

 

2. Biaya!Untuk Tindakan Haka di Eka Hospital, masuknya jenis Bedah Kecil dan terhitung sebagai One Day Care (ODC) .Untuk beberapa perhitungan ,,ODC itu lebih mahal ya. Kisaran harga di Eka Hospital bermula di 14jutaan. Rinciannya bisa tanya sendiri ke RS. Ini Belum termasuk persiapan Operasi yakni Photo Thorax dan Cek darah + Biaya Konsul untuk Rujukan Tindakan Operasi dari Spesialis Anak.Yes…semua harus dicek dan ditoleransi oleh Spesialis Anak

3. Siapkan Celana Khitan!Alias celana Batok. Dan make sure punya sarung ya. Karena kenyataannya si Haka menolak pake Batok karena begitu keluar Ruang Op. Dia kesakitan

4. Mentaldan Fisik anak dan ortu.Hal ini karena 3hari berturut turut kita bolak balik RS untuk cek semua persyaratan Operasi. Test lab, thorax dan Konsul Spa. Kondisi ortupun wajib Fit. Karena menunggu dan menjaga pasca operasi itu takes a whole lot of energy.-PascaOperasiHeres the truth yang Haka approve aku untuk share.

Apa beda sunat fimosis dengan sunat biasa? Kenyataanya,pada saat 10hari merawat luka Haka. Penis Fimosis yang disunat itu ibarat mengalami rekonstruksi. Habis habisan, jadi please mom, kalau anaknya nangis, jangan sampai kita bentak atau omelin. Janganpun kita sampai bilang…kamu sudah besar, masa nangis?Y ou have no idea how they felt. Haka shock berat akupun begitu. Simply karena melihat luka terbuka yang bener bener “kacau”

Merawatnya gimana?

Cukup bersihkan dengan air bersih diperas dari kain kasa. Tidak ada sentuhan sama sekali ya si penis dengan kasa apalagi kapas. Please jangan! Karena “koreng” ini sedang memproduksi jaringan seperti lendir dan “sariawan’ kelihatannya. Dan itu harus selalu steril. Rutin dikasih salep yang diresepkan dokter. Please juga jangan maksa pake Petroleum Jelly. Karena salep ini bersifat antibiotik juga.

Berapa Lama sih Luka pulih?

Luka pulih sepenuhnya kurang lebih 10 hari. Tergantung juga sama gizi anak ya. Aku perhatikan kalau Haka makannya lagi bagus, tiba tiba progres tumbuhnya jaringan kulit langsunv kebut semalam. Entah sih apa kaitannya, tapi aku percaya,

GIZI itu terpenting!-

Sekian dulu ya share ku soal Sunat Fimosis. Boleh banget tanya tanya Via DM Instagram atau email. Aku senang hati akan berusahan menjawab ya.Nah untuk pertanyaan…haruskah Fimosis Disunat? Yes. Sebaiknya YES. Karena resiko infeksi dan kesulitan berkemih anak yang jadi menderita karenanya. Terlepas dari tradisi, Sunat itu sebenarnya baik.Xx

Kurumi Handy Vacuum Review

Mama mama…ibu ibu… mau sharing sejenak kegembiraan aku tuh sejak Lebaran.

So jadi, ketika Lebaran 2019 kemarin , mbak Kesayangan kan akhirnya mengundurkan diri tuh karena mau urus keluarganya yang jauh di Bali (halamakkk enak bener)… dan seperti biasanya, aku yang ga super super banget staminanya ni..tumbang karena FLU.

Singkat cerita, sudah minum obat, istirahat, ganti obat, ganti dokter ko masih juga ga sembuh sembuh toh? Curigalah aku dengan debu dan tungau di kamar. Memang di BSD jujur ya, debunya parah banget. Apalagi daerah sekitarku tuh lagi akftif produktif ngebangun. Dan setelah dipikir pikir, aku sudah lebih dari 3 bulan ga panggil tukang Vacuum kerumah. Sayang sekali, pas ku hubungi, mereka FULL BOOKED sampai seminggu. Sementara, sleep deprive sudah parah banget karena batuk kering ga enak.

Google-lah aku nyari Vacuum rumahan yang ga mahal mahal menggila bikin menggeliat. Ketemu si Kurumi Indonesia ini. Dan kayaknya temenku juga pernah review ini di IG STORYNYA.

Pertama aku cari di Shoppee dan Toped, harga sama semua sih meski ada yang lebih mahal sampai 1 jeti. Sayangnya kalau melalui dua portal itu, so pasti aku kena tambaha ongkir dan plus plus lama nunggu. Atau kena ongkos Grab Send/ GoSend. Aduh, meski harga cukup masuk akal, budget rumahpun harus dipelototin ya, secara abis lebaran. Mayan tifiiiiss.

Akhirnya di Toped, ada salah satu toko yang lokasinya ternyata deket rumah dan READY STOCK sisss. Tepatnya di Baby WISE SHOP depan EKA HOSPITAL BSD. Gercep dong aku tuh, karena jujur ya, bukan aku sok sok-an gimana, dua minggu ngabisin liburan karena batuk tuh ga banget loh ngesellinnya.

Akhirnya sampai Toko yang cuma 10 menit dari rumah, aku dibantu purchase oleh Staffnya yang oke banget gercep juga Harga ga dimahalin, karena mereka adalah DISTRIBUTOR RESMI Kurumi Indonesia.

Oke, jadi apa sih keunggulan si KURUMI INI?

Kurumi itu Vacuum Handy untuk menyedot debu, tungau, parasit kecil yang banyak bersarang di matras bayi, tempat tidur, sofa, gorden sekalipun loh. Yang gatel gatel kita suka ga tau kenapa.

Keunggulannya apa saja sih?

  1. Teknologi Anti Bacterial UV Light

Fitur ini tidak hanya mendukung kebersihan kasur/sofa dari debu, tapi mampu mematikan bakteri, telur tungau supaya tidak lebih menyebar. Yang dimana semua ini kasat mata ya bu ibu keberadaanya.

dsc030891704844690109233023.jpg
Bahagia aku tuh kalau bersih bersihhhh pakai Kurumi

2. Advanced HEPA (High Efficiency Particulate Air) Filter

FIlter ini memungkinkan untuk menghisap debu dan bakteri serta tungau dalam mikropartikel. Mudah dibersihkan dan dijamin tidak akan “lari ” kemana mana partikel – partikel yang sudah terhisap. HEPA adalah jenis filter yang dapat menjebak sejumlah besar partikel yang sangat kecil sehingga penyedot debu lainnya hanya akan bersirkulasi kembali ke udara rumah Anda. Vakuum HEPA direkomendasikan untuk meminimalkan debu, bulu, dan alergen umum lainnya di rumah di mana orang menderita alergi dan kondisi pernapasan.

img_20190902_1657364989879765102816247.jpg
Check out hasil vacuum Kasur King SIZE dan 3 bantal tidurku. Iyuuuueh

3. Mudah Dibersihkan

Penggunaan Hepa Filter dengan Kurumi Vacuum ini, aku sempat baca, disarankan untuk dilapisi dengan Tissue supaya menjaga “ketahanan” si saringan Filternya. Tapi sebenarnya untuk aku, karena yang di vacuum medianya banyak, jadi mudah saja aku mengganti lapisan filternya. Kontranya, kalau dilapis Tissue, mesin akan lebih cepat panas. Pro-nya, selain seru aja lihat betapa kotornya dan hasil kerja Kurumi yang memuaskan, ini bikin aku gampang bersihin si Filternya. Tinggal cuci kapnya, dan jemur sampai kering.

img_20190902_1651245633995614665824606.jpg

4. Ukuran yang Handy dan Harga yang MASUK AKAL

Aduuh, ini sih jujur ya, semenjak ada Kurumi, kita cukup ngirit jasa vacuum sih, masuk akal banget buat aku. Dengan harga dibawah 900rb, kita sudah dapat fasilitas vacuum yag bisa kita kerjain kapan aja. Sementara aku juga pernah sih, tau bahwa harga Vacuum tungau itu cukup mahal, bahkan ada yang sampai belasan Juta. HAMYSOOONG HAMBAAA.

Selain itu, ukuran Handy ini ngebantu aku untuk kerjain dimana aja. Sampai mobil pun aku vacuum pakai KURUMI. Ukurannya kecil dan mudah banget dipack. Nah ,katanya yang seri Dusty ROSE bahkan sampai ada TASnya sendiri. Hmm..ttapi Aku cukuplah pake tas yang seadanya. Heheheh…

Overall, kalau aku disuruh RATE produk ini, aku akan kasih nilai 9! Kok ga 10? Karena masih susah nyelip, moncongnya kurumi sulit untuk nyelip ke sekat sekat sofa dan jok mobil. Tapi selain itu, aku highly rekomen Mama mama apalagi yang punya bayi, untuk punya ini dirumah, Investment yang cukup lumayan buat aku ya.

Aku yang punya riwayat SINUS, HAKA Allergy, Suami Allergy, bener bener ngerasa setelah dua hari berturut turut Vacuum kamar sampai Gordyn pun, bikin tidur lebih pules.

Dan ini beneran ya, afterwards, tidurku nyenyak banget. Ga batuk batuk ganggu lagi. Bukan Iklan, bukan sponsor, ini beneran sih nyata manfaatnya:)

img_20190902_165114114043653563819796.jpg
Kurumi Vacuum yang Cukup Handy ya

 

Sekiaann review jujurku mengenai Kurumi Indonesia, yang dimana aku rasa sudah banyak ya, Ibu ibu yang merasakan manfaatnya juga dirumah.

Till next time!

xx

 

Hair Rinsing Vinegar by Yves Rocher – Best Hair Product!

(POST IN BAHASA:)

Sebenarnya ini bukan review pertama yang aku tulis soal product YVES ROCHER Brillance Rinsing Vinegar Raspberry ini.

– Cek link ini juga ya Yves Rocher Rinsing Vinegar Makes Your Hair Shinny and Yummy

Tepatnya mungkin ini cerita kenapa aku wajib banget stock botol ini selalu dan repurchase overtime

Ini mungkin sudah botol ke 4 atau ke 5 aku honestly can’t tell saking sudah lamanya aku jatuh cinta banget sama the smell of this magic vinegar.

Awalnya dulu, aku suka basuh rambut aku pakai Apple Cider Vinegar (ACV) yang tadinya bertujuan untuk membilas sisa residu dari Shampoo dan hair product yang full chemical gitu. Tapi ya ampun, ya namanya juga ACV ya, asem pisan baunyaaaaa.
Dan akutuh punya rambut gampang lepek dan kusam, mungkin karena profesiku yang “rajin” berkeringat, ini bikin suamiku mengucap “rambut baby bau!”

Sejak aku kenal YVESROCHER jujur, product yang awal awal aku purchase tuh Shampoonya. Sebelum dia keluarin Rinsing Vinegarnya ini, level PEDE aku sudah NANJAK dikit karena wangi shampoonya yang natural banget.

Kalau Natural harusnya ga wangi dong BRITT!!!

Well, beda ya. Aku juga suka pakai shampoo generik yang wangi banget , tapi beda kelembutan wanginya. Dan well, kalau memang too much, scalpku itu juga bisa kasih signal sendiri alias bakal ketombean.


Singkat kata, ketika si YVES ROCHER Launch Produk Rinsing Vinegar ini, pemakaian pertama aku dah dibikin geleng-geleng.

Wanginya Sweet Vanilish Berry , seperti Berriess yang fresh banget. Aku pakai setiap bilasan akhir setelah Condi. Ada yang menganjurkan ga usah dibilas air lagi, biarin aja. Well tapi off course kalau aku, aku bilas lagi.

Hal pertama yang aku notice setelahnya adalah tentu rambut jadi wangi, padahal itu mau tidur. Well, cita cita ku, suamiku ga komplain lagi soal rambut lepek dan bau. Wanginya bener bener mood boosting banget. Bikin Happy sama diri sendiri. Isn’t that what we want from ourself?

The next day, aku ngajar beberapa kelas dan yang aku notice adalah WANGI SI BERRY ini, tetiba semerbak barengan sama keringet yang dari akar rambut. So yes, aku berkeringat BERRY

Nah, sebenarnya apa sih Manfaat dari Rinsing Vinegar Yves Rocher ini selain dia wangi dan bikin rambut kamu bebas lepek?

  1. Membuat rambut kamu lebih berkilau. Karena sifat clarifyingnya, dia bantu membilas residu yang mempengaruhi kilau rambut.
  2. Natural Detangler! Kadang aku skip condi setelah shampoo, dan efeknya smoothingnya bener bener bikin rambut aku ga kusut dan ringan. It smoothe my hair ga sampai lemes banget dibanding hanya conditioner biasa.
  3. Cleansing Scalps : nah ini penting kalau kalian cenderung sensitif kulit kepalanya dan potensi ketombe. Vinegar paling aman membantu membersihkan masalah kulit kepala kamu loh
  4. Kaya Nutrisi dan preventing Hair loss. Berhubung bahannya alami, makanya aku ga pernah ragu pakai ini setiap bilas. Dan memang, hair loss masih ada ko, dibantu produk lain, aku ga melihat ada rontok ekstrim!dan selain itu, after nya, rambut aku bener bener fluffy dan gampang diatur tanpa rontok.

Kalau kalian mau baca original Post aku tentang produk ini terdahulu, LINK nya disini Yves Rocher Rinsing Vinegar Makes Your Hair Shinny and Yummy

Britt! Harganya berapa?

To be honest , aku selalu beli pas Promo. Dan botol terakhir aku beli di Harga IDR 99rb yang kecil. Yang botol besar aku beli pas buy 1 get 1. And do you know, ini adalah BEST SELLING product di KOREA. Tuh, buat kalian yang ngefans banget sama Korean Beauty treatment, gak bakal nyesel kok pakai produk ini.

So! TRY it, and let me know how it goes:)

——————————————————

In this video:

How I styled my hair today and how it looks setelah pakai Rinsing Vinegar.

The New Yves Rocher Hydra Vegetal

This post will mostly be in Bahasa:) You can use the translator for English Version

About a week ago,  I got an invitation to the Launch Of The NEW YVES ROCHER skincare series “Hydra Vegetal”. Disana aku mengikuti acara Launch New Hydra Vegetal bersama rekan blogger dan media lainnya. Juga berbicara mengenari Pola Hidup dan pentingnya Menghidrasi Tubuh yang akan berpengaruh pada Kulit.

We might have seen the product before, and this time they have renewed the formula as well the “look” of the product. 

Jadi ini adalah tampilan HYDRA VEGETAL yang lama ya teman- teman

24 Hours Hydra Vegetal Skin Care Set

Untuk Hydra Vegetal yang lama ini memang sudah difokuskan untuk meng-hidrasi kulit. Namun hanya 24 Jam saja.

Sebelumnya, aku akan mention dulu Kondisi Kulit yang Dehidrasi Itu apa?

Dehidrasi itu adalah suatu kondisi dimana kadar air dalam tubuh kita berkurang cukup banyak karena suatu keadaan. Dimana air yang keluar jumlahnya lebih banyak dari yang tersedia di tubuh. Dan ini akan berpengaruh juga ke kulit.

Dehidrasi pada kulit bisa disebabkan oleh

Internal Factor 

  1. Faktor Usia : Mencapai Usia 30 tahun, kulit kita akan mulai mengalami fase penuaan dan akan berlanjut dengan kecepatan tinggi di Usia 50 tahun keatas
  2. Faktor asupan gizi : Apa yang sudah kita makan,apakah mencukupi kebutuhan Macro dan Micro Nutrients tubuh kita. Karena kebutuhan air minum dicukupi, tanpa bantun Macro dan Micro Nutrients, tubuh belum mendapatkan “sokongan gizi” yang baik termasuk untuk menutrisi kulit. 
  3. Kondisi Fisik, dan Mental (stress) : Bagaimana jam biologis tubuh kita bekerja sehari – hari? Bagaimana pola hidup kita harus dijaga dengan rutin berolahraga sesuai dengan kebutuhan masing – masing. Bagaimana jam istirahat ? Bagaimana kondisi mental kita, apakah stress mendominasi?

Eksternal Faktor

  1. Faktor Lingkungan tempat kita tinggal : Tinggal di daerah dataran rendah yang cenderung akan berhawa panas dan kering. Atau Tinggal di daerah dataran tinggi yang dimana suhunya dingin dan juga cenderung kering, dan dataran tinggi biasanya memiliki tekanan oksigen yang justru rendah. Atau di tempat yang iklimnya lembab
  2. Faktor Polusi : Asap rokok, asap kendaraan , ini biasanya dialami oleh kaum muda yang banyak bekerja di Lapangan. Karena asap rokok dan asap polusi kendaraan maupun pabrik itu merupakan zat racun yang pelan pelan akan berbahaya bagi kulit.
  3. Faktor Cuaca : Kembali seperti poin diatas, kita tau sendiri bahwa cuaca di Indonesia banya berubah , Yang kadang siang panas terik tiba tiba malam menjadi Humid. Atau malah sebaliknya.

Sebenarnya masih banyak lagi faktor yang bisa mempengaruhi hidrasi kulit. Kalau aku sendiri, kulit Dehidrasiku dipengaruhi oleh banyaknya keringat yang aku keluarkan sehari hari. Dan tahun tahun lalu, dimana aku banyak menjalani travel dengan pesawat yang tadi sudah aku jelaskan, kondisi ketinggian akan berpengaruh dengan asupan oksigen yang kita butuhkan. 

Salah satu cara mensiasati dan mencegah dehidrasi pada kulit itu adalah, dengan mencukup asupan nutrisi, air, dan menutrisi kulit menggunakan produk skin care yang sesuai. 

Perlu dipahami juga, bahwa Kulit Dehidrasi berbeda dengan Tipe Kulit yang Cenderung Kering. Karena Tipe kulit Kering belum tentu termasuk kondisi kulit yang Dehidrasi. Kulit dehidrasi bisa terjadi pada orang orang yang memiliki Type Kulit Berminyak, Kombinasi atau Kering.

Salah satu yang bisa membantu kamu menutrisi kulit supaya terhindar dari dehidrasi adalah Yves Rocher Hydra Vegetal with Edulis Cellular Water ini. 

Bahan utama yang menjadi juara dalam rangkaian Skin care untuk menghidrasi kulit ini adalah tanaman Edulis yang ditanam sendiri di Herbarium Milik Yves Rocher.

Edulis Plant 
Credit Photo : Yves Rocher

Edulis Cellular Water, para ahli di Yves Rocher mempelajari sukulen Edulis dan bagaimana ia mampu beradaptasi dengan lingkungan yang keras di mana ia cenderung tumbuh, termasuk pantai dan pantai berbatu, di mana  biasanya tidak terdapat banyak tanaman hidup. Mereka menemukan bahwa ekstrak tumbuhan ini juga dapat bermanfaat bagi kulit manusia dengan diserap dan disimpan di semua lapisan kulit, dan kemudian dilepaskan secara terus menerus selama 48 jam , sehingga membantu mengatasi dehidrasi.

Yves Rocher menanam sendiri succulents Edulis di rumah kaca di markas mereka di La Gacilly, Prancis dan mereka dibudidayakan menggunakan metode pertanian organik. Tunas tanaman dipanen sebelum berbunga dan melalui 5-tahap proses mengekstraksi air seluler: menghancurkan tanaman, menekan untuk mengambil sarinya (cold press), memisahkan unsur-unsur yang dibutuhkan, menjernihkan sari sehingga hanya airnya yang tersimpan and stabilizing all of it to get the skincare ready.

Seperti produk produk Yves Rocher lainnya, yang aku suka adalah produk mereka sudah teruji tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Seperti SILICONE https://thefunctionalmama.wordpress.com/2017/11/03/chemicals-to-avoid-in-skin-care/, Paraben ataupun Pewangi yang keras.  Dan ini cukup safe dipakai diusia 25th ke atas, yang hamil dan menyusui, kulit sensitive yang ga bisa ketemu kimia. Kulit yang cenderung adiktif dengan bahan berat juga sebaiknya mengkonversi ke non harmful chemical products.

Nah, kandungan bahan – bahan penting dan juara tadi, ada terdapat banyak di Ultra Moisturizing  Liquid Serumnya. Jadi menurut Pakar Produk Yves Rocher, dengan memakai serumnya saja, kulit sudah mendapatkan perlindungan hidrasi yang cukup. Namun hasil akan lebih maksimal, bila dilapis lagi dengan krim pelembap sejenis atau yang sesuai.

Kalau aku pribadi, sudah sempat mencoba Cleansing Gel, Toner dan Serumnya. Aku tetap lapis kembali dengan Day cream dan Sunscreen, Malam pun dengan Night Cream Novage aku. Dan hasilnya ok banget. Tidak oily dan excessive. Tidak ada SEBUM yang berlebihan, dan memang juga tidak terjadi Purging atau breakout.

Kesimpulannya, rangkaian Produk Hyves Rocher Hydra Vegetal ini aman dan aku rekomen bagi kalian yang mau memiliki kulit lembab, bersih, glowy dan menjaga dari penuaan dini. Kalau kalian bandingkan dengan produk korea yang lagi beken, semua intinya sama kok, goalnya adalah menutrisi kulit. Nah meskipun Yves Rocher ini produk yang di rancang di negara Eropa, namun sampai saat ini, aku yang kulit Asia banget bisa nerima. Karena apa? Ya itu, aman dari bahan kimia yang berbahaya. Hasil tidak akan instant, meski jujur, semalaman tidur pakai serumnya, aku merasa besok paginya kulit aku kenyal dan glowy.

Aku tertarik banget untuk mencoba satu rangkaiannya, sekarang pakai Cleansing Gel , Toner dan Serum dulu. Sambil masih lanjut skin care sebelumnya sampai Habis. Hopefully kalian juga cocok ya pakai ini:)

Untuk saat ini , kalian bisa mendapatkan Produk Yves Rocher di Gerai Gerainya yang ada di PIM, Pacific Place, Lippo Mall Puri. Atau lebih lengkapnya bisa dilihat di WebSitenya Yves Rocher.

Lots of love!

Britt

Storing, Lock and Release, The Principles of How Edulis Cellular Water Works in Skin
TOP : Cleansing Gel
Bottom : Ultra Moisturizing Liquid Serum
Hydra Vegetal Cleansing Milk
Yves Rocher Herbarium and History Wall in Their Store

What I think about NovAge Skin Protector

A few Months ago I decided top purchase NovAge DayShield SPF 50 UVA/PA++++ as a replacement for my Yves Rocher Sun Protection that has been with me for a while. Since the nearest, Yves Rocher store was officially closed last month, and they do not have any stock for this sun protection products at any store in Jakarta. I decided to switch to NovAge.

This Sun Protection also came in a very compact size. In which basically I love it so much. It Has a very light texture, non-greasy, non-sticky. However, I’m not sure if it’s waterproof.

IMG20180914141745.jpg

It Has SPF 50 and also contains ingredients that help to slow down the ageing sign.

Here’s the formula descriptions came in the leaflet inside the box

  1. Brand Spectrum UV Filters The high SPF protection is achieved through the UVA and UVB Filters that help to protect skin from harmful rays. UVA Rays are the main contributors to skin premature ageing and PA ++++ is the highest level of UVA protection available to help prevent uneven skin tone, dark spots and wrinkles appearing and becoming deeper.
  2. Pollution Protect Technology – Helps to minimize the negative impact of environmental aggressors such as pollutions. This technology works like a second skin, forming an ultra-fine film on the surface of the skin that shields it from the surrounding environment.
  3. Anti Ageing & Moisturizing – The cream is infused with actives to give moisture back to the skin to protect the skin from dehydration. Additionally, it contains Vitamin E, a powerful antioxidant to help protect the skin from free radicals, a major skin ageing factors.

I get to notice my face is brighter, and have more glow. not that I’m trying to brag about this product but I seriously like it. The light feels after I apply it to my skin helps me to put on my make up easily and still I don’t feel like I’m using layers of cream.

If you wonder about any side effect, I personally did not experience any but a nice glowy look.

x

april_2018-09-14-14-12-31-237.jpg

Hair Loss Help with Yves Rocher (2)

Hello again!

Iv’e been noticing that Hair Loss Therapy Post is the top post being read and viewed.

Here’s a second post on my second purchase. Fact : This was the last stock they had. Turned out, they only sell 10 stocks, and it sold out really fast

I have my hair permed earlier this month, and my problem is pretty serious this time.. Thou i experienced huge improvement on my first purchase, i seriously curious will this time it helps me stop my hair from falling due to the permed condition.

But i will do a another journal and review after this post.

I just want to share you, what you will get and how to use these ampule.

As i have mentioned before, the packaging mentioned that its better to repeat the theraphy two to three times a year. I my self, will try again for 1 month and see if it does make a better result.

One box you’ll receive 4 Small Ampules.

One Ampule is for ONE WEEK application. Apply it every two days. I prefer night time, and normally i’d wrap my hair until morning so my scalp could absorb it better. I Hope:)

You can just follow the White Stripes guide for one time application. Make sure you keep the plastik cap, and cover the lid after use.

What you will notice maybe, in a week, less hair falls. It happened on my first purchase. And i have more volume in it.

Another thing you might wanna do, in between two days is applying ALOE Vera Gel (make sure it The Purest), to your scalp or the problem area. I noticed a big different already using aloe vera gel every night.

Do you need to buy extra stock for this ampule? Yes. Because you need to repeat the therapy somehow, so why not. Since in Jakarta, it sold out most of the time.

Another suggestion to help you reducing hair falls is to always apply conditioner. Especially if you’re hair went thru many processed such as permed, smoothing, coloured or bleached.

I will leave you with the pictures of the product. Hope this helps.

If you are living In Jakarta, they having 30% Disc for this product. Only until the end of August 2018.

x

Yves Rocher Rinsing Vinegar

So good to have extra times to review some products tonight. And if you Ladies reading this, I highly recommend the products for your hair, as it suits any hair types and conditions

Here is another Yves Rocher Hair Product that iv been using for about almost two years now.

The Raspberry Rinsing  Vinegar.

It is the final hair rinse in your hair cleaning ritual. It works best to clarify your hair and removes products build up. It helps you with scalps problems, such as dandruff. It protects your hair colour. It gives you a nice healthy shiny hair and it smells so good even for hours. It is tho, has a bit of vinegar smell if you sweat the next day after you rinsed your hair with it. But the Berry Scent still win over everything. This helps me a lot. I used to buy many types of hair mist, because my husband said, well I felt it too, my scalp smell dull and oily. Since I use this, I no longer need hair mist or hair perfume. This works well on giving a nice scent on my hair.

How To Use 

After you wash your hair, even after a conditioner or hair mask treatment, you could finish by applying a bit of this through your scalp and hair. Give your head a light massage and rinse it off.

It Contains no additional perfume, no colourant, no paraben. And by far, I’ve always repurchased the refill bottle that came in a bigger size.

Will you give it a try? If you have, share with me your experience:) Leave a comment.

x

Vegan Body Facts You Probably Know Already

Most people i met have the impression that vegans and plant-based eaters are too thin, weak, frail or look sickly.

This is far from true. Vegans are much more likely to be fitter and trimmer than non vegans, that’s probably where the idea of skinny sickly came from. But vegan athletes abound and excel in the sports world. Some of our greatest athletes have followed a completely plant-based diet. Have you check Serena Williams?

Vegan does do a body good and your physique wont suffer from the new way of eating. It will almost certainly improve.

Vegan Diets provide nutritional benefits in abundance. If you could do some research, you’d know that the amount of protein in Red Beans are most likely the same as red mead but Red beans contain 0 cholesterol and more or healthy vitamins and iron.

This translates into a body that is a lean, mean, vegan machine. Vegan diets are lower in Fat than other Kinds of vegetarian and animal based diets. Plant foods are rich in fibers and often lower in calories, which assist in weight loss. The evidence exists that, due to their low-fat and high carbohydrate diet, vegans have higher metabolic rates than people who consume animal based foods.

A higher Metabolic rate means

you’re burning calories faster, which is good for weigh loss.

A Tea, and This for Lunch is only for IDR 11000 or maybe around 8cents

So I’d like to share you my real testimony from not eating animal products, i can say 95% Animal Free.

i feel better. my skin is never been this healthier, I’ve been sick free for almost 6 months. When i normally being sick While having my PMS. That will include a chronic Sinusitis and Cramps.

This which i believe, because plant based diet is full of fiber that help flush out toxins, keep foods digesting properly.

I could run faster, i could rest better and my digestion, oh well what can i say, way way better.

This i write, without any judgement to non vegans. It’s just something i want people to understand that veganism does a body good. And its very worth to keep on doing.

xx

Source and References :
1. Vegan Itu Mudah
2. The Complete Idiot’s Guide to Vegan Living by Beverly Lynn Bennet and Ray Sammartano

Change Your Behaviour, To Change Your Body

Behavioural Change.

That would be my answer to everyone who came to me, asked me how to lose weight, how to be in shape.

First, I won’t respond much if there are people ask me, how to have six pack. Because that should not be a guarantee of someone’s fitness level.

Being fit, with an ideal BMI and ideal shape is actually start with a self-discipline.  What do you want? For how long do you want to be in shape, in good health. How bad do you want to influence the other people around you?

Because being healthy and fit has a ripple effect. If someones succeed in losing their weight and shape their body, people will want their method. But in another case, if it doesn’t work, people will just not buying ANYTHING about diet or fitness. And that is sad.

My work is open to the public. Noticed by the public, by people. Those who came to my class would want results, those who trained with me, demand result. But my focus is one.

To change their mindset about FIT and change their behaviour in life.

You can’t always be fit, be in shape, why? We will face some obstacles such as, sickness, injured, family problems, work problems that lead us to stress. Why didi say that? Because that is just simply the truth about life that I won’t hide nor promise those who follow me, won’t face that.

So what exactly that behavioural changes?

Do you remember your New Years resolutions? Do you keep track on that? Have you experienced obstacles up until today, the 6th month of the year? Will you keep up? If something did not work, would you change your technique and method?

So you see, making a lasting change in behaviour is rarely a simple process and usually involves a substantial commitment of time, effort, and emotion.

Stage 1: Are you ready to change? 

Where you are right now? Measuring your body weights, your measurements, knowing your body fat percentage and take note on your goal is a one step to change already. Before you set goals like I’ve posted before in Understand Our Body before Our Diet, you need to study yourself, consult your current condition to the expert. Once you get your numbers, percentages, start setting your goal.  But it must be a realistic one.

Example, if currently, your BodyFat percentage is 20-23%, don’t target or set it to 5% as it will make you an underweight – unhealthy person. A 15% for the next 3-6 months is a realistic one.

The next thing is, before you take the change, start focus ON YOURSELF. No other people. I Mean, don’t compare yourself to those Athletes, Fitness Models or Celebs you follow on Instagram. Not even a friend who might be doing the change for them self. It a reminder that you need to always remember. Yourself. Because seriously, when the obstacles come, the least you want to to is giving up after comparing your result to someone else’s.

Stage 2: Start Planning and Take Action

Either you book online personal training sessions, or you sign up a gym membership, buying a fitness app, you need to be set a plan for at least a month. Short term plan is better than long-term plan – sometimes. Why? In the middle of your fitness journey, you will adapt, and change, and you will want to keep changing. You don’t want to be flat and stagnant. Be open for any type of exercises, workout. Review your method and diets. But before all of that, planning for a short term is good. Now, it doesn’t mean you have to change your PT every month, no, stay committed. But open to ideas and some adjustments.

Take action.

Example, early this year, I set my self, to run 3 times a week. I Set my Google Calendar, and it constantly reminds me every day. When I did not feel like running, like it or not I will still have to run 3 times a week. So that means, I might have to change my schedule. I want to run, so the first thing I did was, SET MY SCHEDULE. And follow it. Its the integrity that I’m willing to commit to.

Recommended Fitness Apps for FRee

  1. Nike Training Club
  2. My Fitness Pal
  3. Headspace
  4. Freelectics Bodyweights

I still use NTC for most of my workout. You can track and record your workout in it. I actually a bit shame if I found my self-absent from it .IMG_6542

Step 3: Commit!

Commitment is way more important than extra supplements or dozens of superfoods you take to create a healthy change.

With Commitment, you will manage your self to explore new things, dare to train hard, dare to try more than just one specific workout. You will hungry for knowledge, more training and easy meal prep without breaking your bank. The key is to have the habit change to commit to a healthier lifestyle.

You will change your TV time late night with an early bedtime. Your window shopping time to jog around the neighbourhood. Your sugar with molasses or stevia. Your hamburger to a pure lean meat or veggie burger with natural salt. Your morning coffee to a quick 20 minute HIIT workout. 

The bottom line, being FIT and in shape is more than just the eye. It’s about your mind and self-discipline. Its way more about long-term adaptations. You need to change the behaviour and set your mind for a change. It will take you 1 month to begin these 3 steps. To commit for a month is an awesome job already. Imagine months and year living a healthy life.